Selasa, 11 Agustus 2020

7 CARA MENJAGA KEBERSIHAN DIRI UNTUK MENCEGAH PENULARAN VIRUS CORONA

 


7 CARA MENJAGA KEBERSIHAN DIRI UNTUK MENCEGAH PENULARAN VIRUS CORONA


WILLI BUGIS
BIMBINGAN PENYULUHAN ISLAM
FAKULTAS DAKWAH KOMUNIKASI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA



    Salah satu cara paling efektif dan sederhana untuk mencegah penularan virus corona adalah dengan menjaga kebersihan. Karena itu, imbauan cuci tangan dan etika bersin serta batuk, jangan dianggap angin lalu.

Cara menjaga kebersihan diri tersebut harus dijalankan agar penyebaran penyakit ini bisa melambat.

    Saat ini, sudah ratusan masyarakat Indonesia yang positif terinfeksi COVID-19. Angka ini diprediksi akan terus naik. Namun, jumlah tenaga medis serta fasilitas kesehatan yang ada masih terbatas.

    Jika jumlah pasien sampai melebihi kapasitas, maka banyak orang tidak akan bisa mendapatkan perawatan dan akhirnya, nyawa jadi taruhannya.

    Itulah alasannya penting bagi kita semua untuk mengendalikan laju penyebaran penyakit ini. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati, terutama di masa pandemi seperti sekarang.

1. Sering Mencuci Tangan

    Virus corona bisa menular melalui droplet atau percikan air liur. Percikan itu berpotensi keluar dari mulut penderita saat bersin atau batuk.
    Jika percikan tersebut menempel ke tangan atau permukaan benda-benda yang sering kita sentuh, maka virus akan dengan mudah masuk ke tubuh.
tidak tertular.

2. Menjaga Jarak (Social Distancing)

    Droplet atau percikan air liur yang berisi virus corona, bisa terbang sejauh kurang lebih 2 meter. Jika Anda berdiri berdesakan atau tidak menjaga jarak dengan orang yang positif COVID-19, maka droplet akan dengan mudah menempel di tubuh dan virus pun ikut berpindah.

Itulah alasannya, social distancing sangat disarankan sebagai pencegahan infeksi virus corona. Lagipula, kita sudah memiliki banyak bukti nyata.

Ketika social distancing tidak dipraktikan, maka penularan virus corona secara massal sangat mudah terjadi, seperti di kota Daegu Korea Selatan, dan Malaysia, yang saat ini harus melalui lockdown untuk menahan laju persebaran penyakit.

3. Tidak sering menyentuh wajah

    Cara menjaga kebersihan yang satu ini, mungkin terdengar sederhana, tapi sebenarnya sedikit lebih sulit dilakukan dibandingkan langkah lainnya.

    Sering sekali, secara tidak sadar kita menyentuh wajah dengan mengusap hidung, mengucek mata, atau menyentuh mulut.

    Namun demi terhindar dari infeksi corona, mulai sekarang kita perlu benar-benar menghentikan    kebiasaan ini, kecuali Anda yakin betul bahwa tangan dalam keadaan bersih.
Wajah kita, tepatnya mata, hidung, dan mulut, adalah pintu masuk virus corona, dan apabila kita terus menyentuhnya dengan tangan yang kotor, sama saja kita membuka pintu itu lebar-lebar.

4. Mempraktikkan etika bersin dan batuk

    Sebenarnya, saat sedang tidak pandemi corona pun kita harus menerapkan etika batuk dan bersin ini. Biasakan, saat Anda batuk dan bersin, tutup mulut menggunakan tisu. Jika tidak ada tisu, tutuplah mulut dengan siku bagian dalam.

    Dengan begitu, droplet yang keluar dari mulut kita (yang bisa saja mengandung virus penyebab COVID-19) tidak menyebar dengan mudah ke tempat lain.

    Etika batuk dan bersin ini juga berguna untuk mencegah terjadinya berbagai penyakit infeksi lain, termasuk TBC.

5. Segera ke dokter jika sudah mengalami gejala

    Gejala umum dari infeksi virus corona adalah demam, batuk kering, dan sesak napas. Jika Anda sudah mulai mengalami salah satu atau bahkan ketiganya, dan punya riwayat berkontak langsung dengan penderita COVID-19, maka segeralah periksakan diri ke dokter.

    Ini juga termasuk cara menjaga kebersihan diri. Sebab dengan begitu, Anda sudah berusaha untuk mencegah penularan virus corona.

6. Memakai masker jika sedang sakit

    Bagi yang sedang mengalami gejala COVID-19, disarankan untuk menggunakan masker di dalam, maupun di luar rumah saat akan berangkat ke dokter. Mengapa di dalam rumah juga perlu menggunakan masker?

    Sebab, Anda bisa saja menularkan ke anggota keluarga. Selain itu, langkah ini juga dilakukan untuk mencegah droplet Anda jatuh di berbagai permukaan di rumah, termasuk meja makan atau remote televisi.

7. Membersihkan permukaan barang yang sering disentuh

    Virus ini diperkirakan bisa bertahan di permukaan benda selama beberapa jam hingga hari. Jadi, kita sebaiknya sering-sering untuk memberishkan benda yang sering disentuh, seperti telepon genggam, gagang pintu, keyboard komputer, serta meja kerja.

    Kita dapat membersihkannya menggunakan cairan disinfektan. Cairan disinfektan berbeda dengan hand sanitizer.

    Kita bisa membuat cairan disinfektan sendiri mencampurkan 5 sendok makan pemutih pakaian yang dicampur dengan sekitar 3,7 liter air atau menggunakan alkohol dengan kadar 70%.

 
    Cara menjaga kebersihan diri di atas sebaiknya dijalankan sebaik-baiknya. Jangan cuek terhadap pandemi virus corona. Sebab, satu orang saja terinfeksi, ia bisa menularkannya ke ribuan orang lainnya.

    angan sampai, Anda menjadi sang penyebar atau ikut tertular akibat ada orang yang tidak menjaga kebersihan dirinya.


7 cara menjaga kebersihan diri untuk mencegah penularan Virus Corona

     
                     Virus corona (covid-19)

   Salah satu cara paling efektif dan sederhana untuk mencegah penularan virus corona adalah dengan menjaga kebersihan. Karena itu, imbauan cuci tangan dan etika bersin serta batuk, jangan dianggap angin lalu.

Cara menjaga kebersihan diri tersebut harus dijalankan agar penyebaran penyakit ini bisa melambat.

Saat ini, sudah ratusan masyarakat Indonesia yang positif terinfeksi COVID-19. Angka ini diprediksi akan terus naik. Namun, jumlah tenaga medis serta fasilitas kesehatan yang ada masih terbatas.

Jika jumlah pasien sampai melebihi kapasitas, maka banyak orang tidak akan bisa mendapatkan perawatan dan akhirnya, nyawa jadi taruhannya.

Itulah alasannya penting bagi kita semua untuk mengendalikan laju penyebaran penyakit ini. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati, terutama di masa pandemi seperti sekarang.

1. Sering mencuci tangan

Virus corona bisa menular melalui droplet atau percikan air liur. Percikan itu berpotensi keluar dari mulut penderita saat bersin atau batuk.
Jika percikan tersebut menempel ke tangan atau permukaan benda-benda yang sering kita sentuh, maka virus akan dengan mudah masuk ke tubuh.
tidak tertular

2. Menjaga jarak (social distancing)

Droplet atau percikan air liur yang berisi virus corona, bisa terbang sejauh kurang lebih 2 meter.

Jika Anda berdiri berdesakan atau tidak menjaga jarak dengan orang yang positif COVID-19, maka droplet akan dengan mudah menempel di tubuh dan virus pun ikut berpindah.

Itulah alasannya, social distancing sangat disarankan sebagai pencegahan infeksi virus corona. Lagipula, kita sudah memiliki banyak bukti nyata.

Ketika social distancing tidak dipraktikan, maka penularan virus corona secara massal sangat mudah terjadi, seperti di kota Daegu Korea Selatan, dan Malaysia, yang saat ini harus melalui lockdown untuk menahan laju persebaran penyakit.

3. Tidak sering menyentuh wajah

Cara menjaga kebersihan yang satu ini, mungkin terdengar sederhana, tapi sebenarnya sedikit lebih sulit dilakukan dibandingkan langkah lainnya.

Sering sekali, secara tidak sadar kita menyentuh wajah dengan mengusap hidung, mengucek mata, atau menyentuh mulut.

Namun demi terhindar dari infeksi corona, mulai sekarang kita perlu benar-benar menghentikan kebiasaan ini, kecuali Anda yakin betul bahwa tangan dalam keadaan bersih.
Wajah kita, tepatnya mata, hidung, dan mulut, adalah pintu masuk virus corona, dan apabila kita terus menyentuhnya dengan tangan yang kotor, sama saja kita membuka pintu itu lebar-lebar.

4. Mempraktikkan etika bersin dan batuk

Sebenarnya, saat sedang tidak pandemi corona pun kita harus menerapkan etika batuk dan bersin ini. Biasakan, saat Anda batuk dan bersin, tutup mulut menggunakan tisu. Jika tidak ada tisu, tutuplah mulut dengan siku bagian dalam.

Dengan begitu, droplet yang keluar dari mulut kita (yang bisa saja mengandung virus penyebab COVID-19) tidak menyebar dengan mudah ke tempat lain.

Etika batuk dan bersin ini juga berguna untuk mencegah terjadinya berbagai penyakit infeksi lain, termasuk TBC.

5. Segera ke dokter jika sudah mengalami gejala

Gejala umum dari infeksi virus corona adalah demam, batuk kering, dan sesak napas. Jika Anda sudah mulai mengalami salah satu atau bahkan ketiganya, dan punya riwayat berkontak langsung dengan penderita COVID-19, maka segeralah periksakan diri ke dokter.

Ini juga termasuk cara menjaga kebersihan diri. Sebab dengan begitu, Anda sudah berusaha untuk mencegah penularan virus corona.


6. Memakai masker jika sedang sakit

Bagi yang sedang mengalami gejala COVID-19, disarankan untuk menggunakan masker di dalam, maupun di luar rumah saat akan berangkat ke dokter. Mengapa di dalam rumah juga perlu menggunakan masker?

Sebab, Anda bisa saja menularkan ke anggota keluarga. Selain itu, langkah ini juga dilakukan untuk mencegah droplet Anda jatuh di berbagai permukaan di rumah, termasuk meja makan atau remote televisi.


7. Membersihkan permukaan barang yang sering disentuh

Virus ini diperkirakan bisa bertahan di permukaan benda selama beberapa jam hingga hari. Jadi, kita sebaiknya sering-sering untuk memberishkan benda yang sering disentuh, seperti telepon genggam, gagang pintu, keyboard komputer, serta meja kerja.

Kita dapat membersihkannya menggunakan cairan disinfektan. Cairan disinfektan berbeda dengan hand sanitizer.

Kita bisa membuat cairan disinfektan sendiri mencampurkan 5 sendok makan pemutih pakaian yang dicampur dengan sekitar 3,7 liter air atau menggunakan alkohol dengan kadar 70%.

 

Cara menjaga kebersihan diri di atas sebaiknya dijalankan sebaik-baiknya. Jangan cuek terhadap pandemi virus corona. Sebab, satu orang saja terinfeksi, ia bisa menularkannya ke ribuan orang lainnya.

Jangan sampai, Anda menjadi sang penyebar atau ikut tertular akibat ada orang yang tidak menjaga kebersihan dirinya.

Demian artikel saya ini semoga bermanfaat buat kita semua
Salam KKN-DR UINSU

Nama : Willi Bugis
Nim : 0102171018
Fakultas : Dakwah dan komunikasi
Jurusan : Bimbingan penyuluhan Islam 
Kkn-dr kel.143

Sabtu, 27 Juni 2020

cara buat Teri kacang bumbu balado

                   Teri kacang bumbu balado

Bahan-bahan:
- 150 gr kacang tanah, goreng
- 250 gr teri medan, goreng
- 2 lembar daun salam
- 1 cm lengkuas, memarkan
- 3 sdm air asam Jawa
- 2 sdm gula putih
- 2 lembar daun jeruk iris halus buang tulangnya
- Minyak goreng secukupnya untuk menumis

Bumbu halus:
- 15 buah cabai merah
- 5 siung bawang putih
- 4 siung bawang merah
- Secukupnya penyedap rasa

Cara memasak:
1. Tumis bumbu halus bersama daun salam, daun jeruk dan lengkuas hingga harum
2. Tambahkan seluruh sisa bahan, aduk rata. Masak hingga kuah mengering, tunggu beberapa saat hingga bumbu dingin
3. Masukkan teri Medan dan kacang. Aduk aduk hingga rata dan tercampur
4. Pindahkan ke piring saji ataupun toples
5. Hidangkan

cara buat Pempek Ikan Barakuda

      Pempek Ikan Barakuda

Bahan-bahan

  1. 500 gr ikan Barakuda giling
  2. 400 gr tapioka/sagu tani
  3. 5 siung bawang putih (haluskan)
  4. 400 ml air es
  5. Garam secukupnya (me: 2 SDM)
  6. Gula pasir secukupnya (me: 1 SDM)
  7. Penyedap secukupnya (sebaiknya jgn di skip)
  8. Tapioka/sagu secukupnya untuk ditabur ke talenan dan tangan

Langkah

  1. 1. Campur ikan giling dengan air es hingga menyatu (me: blender)

  2. 2. Campur adonan ikan dengan bawang putih, gula pasir, garam, dan penyedap, aduk rata

  3. 3. Masukkan tapioka/sagu sedikit demi sedikit hingga rata dengan menggunakan sendok kayu/plastik (adonan memang masih agak basah)

  4. 4. Siapkan air rebusan untuk memasak pempek (campur dengan 1 SDM minyak sayur agar antar pempek tidak lengket)

  5. 5. Balur tangan kanan dan talenan dengan tapioka, ambil sebagian adonan, bentuk pempek menggunakan talenan, masukkan ke air rebusan

  6. 6. Angkat pempek jika sudah mengapung. Bisa langsung dimakan atau digoreng dulu

Teknik Dan Cara Memancing Ikan Alu Alu (barakuda)

         Tips Dan Cara Memancing Ikan                       Alu Alu (Barakuda)
Adrenalin, suatu kata yang tidak dapat dimengerti oleh seluruh orang namun dapat menjadi sesuatu yang paling disukai oleh beberapa orang. Merasakan adrenalin tidak harus bisa kamu dapatkan dengan melompat tebing atau pekerjaan memicu adrenalin biasa lainnya, namun bisa kamu dapatkan dengan memancing.

Hal tersebut pasti saja bisa kamu dapatkan bila kamu memutuskan guna memancing ikan yang tidak biasa, sebut saja ikan barakuda alias ikan alu-alu. Bukan hanya karena ukuran dan karakter ikan barakuda yang tidak biasa, kamu juga dapat merasakan adrenalin sebab memancing ditengah laut dengan ombak yang besar.

Memancing ikan barakuda pun tentu sangat membutuhkan persiapan yang tidak biasa, sebut saja perlengkapan memancing yang lebih memadai, situasi tubuh kamu sendiri, kapal sampai umpan guna memancingnya. Sekali lagi, mengangkat ikan dengan ukuran sebesar ikan barakuda kedaratan bukanlah urusan yang mudah.

Untuk umpannya sendiri, kamu bisa memilih umpan palsu atau asli. Jika menyimpulkan untuk memakai yang palsu, pilihlah minnow, spoon, umpan berbentuk cumi dan masih ada yang lainnya.
Jika kamu memilih untuk memakai umpan mancing ikan jenis yang asli, ada banyak yang bisa kamu jadikan, contohnya ikan kembung, cumi-cumi, ikan selar dan sejumlah jenis ikan yang lainnya. Seluruh umpan tersebut pasti saja masih bisa kamu dapatkan dengan mudah, sehingga kamu tidak khawatir saat akan mencarinya.

Yang harus kamu ketahui tentang ikan barakuda merupakan ketertarikan mereka yang paling besar pada cahaya. Jadi, jika kamu ingin memancingnya pada malam hari bawalah sumber cahaya yang banyak. Ikan barakuda sendiri sebetulnya aktif pada siang dan malam hari, sehingga kamu bisa memancingnya kapan saja.

Ketika telah akan sukses menaikkan ikan barakuda, pastikan pun bahwa kamu tidak meletakannya pada posisi yang dekat dengan kaki anda. ini disebabkan tajamnya gigi ikan barakuda yang dapat melukai kamu kapan saja.

Semoga informasi kami mengenai impan ikan barakuda dapat meningkatkan pengetahuan guna sobat angler sekalian, jumpa lagi dan salam joran melengkung.

cara masak ikan sambal


Ikan sambal goreng simple

Ikan goreng terua ketemu sambalado. Trs ada sayur manis santan. Alamaaaak. Bisa pingsan makannya 😂😂


Bahan-bahan

 6 porsi
  1. 1/2 kg ikan apa saja. Setelah di cuci bersih, beri perasan jeruk lemon/nipis dan garam. Biarkan 10-15 menit
  2. Bumbu sambal:
  3. 6 siung bawang merah
  4. 4 siung bawang putih
  5. 10 buah cabe merah keriting (kalau suka pedas boleh ditambah atau pakai rawit)
  6. 1 buah tomat
  7. Secukupnya minyak goreng
  8. Secukupnya garam dan gula

Langkah

  1. 1. Sambil menunggu ikan di marinade, sipkan sambal. Caranya dengan menghaluskan semua bahan. Di blender atau di ulek boleh

  2. 2. Panaskan minyak goreng. Lalu gireng ikan sampai matang. Kalau sy suka ikan tidak terlalu garing agar rasa manis ikan masih terasa. Tapi pak suami sukanya garing sampai ke tulang. Jd sy buatnya 2 😁

  3. 3. Panaskan minyak goreng kira2 pas untuk memasak sambal. Lalu masak sambal sampai benar2 matang. Akan terlihat dr warnanya yang merah mengkilat dan harumnya. Kalau sambal belum matang sempurna, biasanya sambal cepat basi. Beri gula dan garam tes rasa ya. Kalau resep saya ini biasa anak saya yg umur 5 thn jg tidak kepedasan dan dia suka. Mgkin krn ada gula dan tomatnya. Sajikan dengan sayuran berkuah seperti sayur lodeh atau sayur bening. Rasanya dicoba ya. Pasti ketagihan 😊

Senin, 11 Mei 2020

12 Hubungan Kesehatan Mental dengan Bimbingan Konseling

     Individu adalah makhluk sosial yang membutuhkan individu lain dalam berinteraksi dalam kehidupan sehari hari dan juga membutuhkan bantuan individu lain, untuk mencapai tujuan yang hendak dicapainya yang semuanya bisa dilakukan dan dipengaruhi oleh kesehatan mentalnya. Individu, ketika dilahirkan di dunia sudah membutuhkan bantuan dan bimbingan dari individu lai n, terutama bimbingan dari ayah dan ibu. Ayah dan ibu mengasuh individunya supaya menjadi individu yang tumbuh dan berkembang secara optimal dan normal.

Ketika individu tersebut mulai menjadi individu yang dewasa, ayah dan ibu memasukkan individunya ke sekolah. Di sekolah individu tersebut mendapatkan bimbingan dari para psikolog dalam proses belajar mengajar. Pelayanan hubungan kesehatan mental dengan bimbingan konseling yang terdapat di sekolah di Indonesia merupakan layanan yang telah ada sejak tahun 1960 an.

Mulai tahun 1875 pelayanan hubungan kesehatan mental dengan bimbingan konseling telah resmi memasuki sekolah sekolah, yaitu dengan dicantumkannya pelayanan tersebut pada kurikulum 1975 yang berlaku di sekolah sekolah seluruh Indonesia, pada jenjang SD, SLTP, dan SLTA. Dan pada tahun 1984 keberadaan hubungan kesehatan mental dengan bimbingan konseling lebih dimantapkan lagi. Nah sobat, berikut Hubungan Kesehatan Mental dengan Bimbingan Konseling.

1. Mengetahui gambaran dan sikap yang baik terhadap pribadi sendiri

Prinsip ini biasa diistilahkan dengan self image. Prinsip ini antara lain dapat dicapai dengan penerimaan pribadi, keyakinan pribadi dan kepercayaan pada pribadi sendiri. Self Image yang juga disebut dengan citra pribadi merupakan salah satu unsur penting dalam kesehatan mental. (Baca juga mengenai karakteristik mental yang sehat)

2. Menghasilkan keterpaduan antara Integrasi pribadi

Yang dimaksud keterpaduan di sini adalah adanya keseimbangan antara kekuatan kekuatan jiwa dalam pribadi, kesatuan pandangan (falsafah) dalam hidup dan kesanggupan menghadapi stress sehingga individu dapat memiliki kesehatan mental yang baik. (Baca juga mengenai cara meningkatkan sifat adil)

3. Memahami perwujudan atau aktualisasi pribadi

Merupakan proses pematangan pribadi yang berhubungan erat dengan kesehatan mental. Menurut Reiff, individu yang memiliki kesehatan mental adalah individu yang mampu mengaktualisasikan pribadi atau potensi yang dimiliki, serta memenuhi kebutuhan kebutuhannya dengan cara yang baik dan memuaskan. (Baca juga mengenai cara meningkatkan semangat kerja)

4. Meningkatkan kemampuan menerima individu lain

Melakukan kegiatan sosial dan menyesuaikan pribadi dengan lingkungan setempat. Untuk dapat memiliki kesehatan mental yang sukses dalam kehidupan, minimal individu harus memiliki kemampuan dan keterampilan, mempunyai hubungan yang erat dengan individu yang mempunyai otoritas dan mempunyai hubungan yang erat dengan teman teman. (Baca juga mengenai cara meningkatkan harga diri)

5. Mengetahui minat

Berminat dalam tugas dan pekerjaan Individu yang menyukai terhadap pekerjaan walaupun berat maka akan cepat selesai daripada pekerjaan yang ringan tetapi tidak diminatinya dimana emua minat dapat ditumbuhkan dengan kesehatan mental yang baik. 

6. Bahan pengawasan pribadi

Mengadakan pengawasan terhadap hawa nafsu atau dorongan keinginan serta kebutuhan oleh akal pikiran merupakan hal pokok dari kehidupan individu dewasa yang bermental sehat dan kepribadian normal, karena dengan pengawasan tersebut individu mampu membimbing segala tingkah lakunya dengan penuh kesadaran.

7. Menanamkan rasa benar dan tanggung jawab

Rasa benar dan tanggung jawab penting bagi tingkah laku dan berhubungan dengan kesehatan mental, karena setiap individu ingin bebas dari rasa dosa, salah dan kecewa. Rasa benar, tanggung jawab dan sukses adalah keinginan setiap individu yang sehat mentalnya.

8. Memaksimalkan tujuan dilakukannya bimbingan konseling yaitu :
  • Pemahaman, adalah individu agar memiliki pemahaman terhadap pribadinya (potensinya) dan lingkungannya (pendidikan, pekerjaan, dan norma agama).
  • Preventif (pencegahan), adalah upaya psikolog untuk senantiasa mengantisipasi berbagai masalah yang mungkin terjadi dan berupaya untuk mencegahnya, supaya tidak dialami oleh individu.
  • Pengembangan, adalah psikolog senantiasa berupaya untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
  • Perbaikan (penyembuhan), adalah tujuan bimbingan yang bersifat kuratif. Tujuan ini berkaitan erat dengan pemberian bantuan kepada siswa yang telah mengalami masalah
  • Penyaluran, adalah tujuan bimbingan dalam membantu individu memilih kegiatan ekstrakurikuler, jurusan yang sesuai dengan minat, bakat siswa.
  • Penyesuaian, adalah tujuan bimbingan dalam membantu individu (siswa) agar dapat menyesuaikan pribadi secara dinamis dan konstruktif terhadap program pendidikan, peraturan sekolah, atau norma agama.
9. Memaksimalkan fungsi

Fungsi dalam rangka menemukan pribadi, dimaksudkan agar individu mengenal kekuatan dan kelemahan pribadinya sendiri.
Fungsi dalam rangka mengenal lingkungan dimaksudkan agar individu mengenal lingkungannya secara obyektif, baik sosial maupun ekonomi.
Fungsi dalam rangka menggapau masa depan dimaksudkan agar individu mampu mempertimbangkan dan mengambil keputusan tentang masa depan pribadinya, baik pendidikan, karier maupun bidang budaya, keluarga dan masyarakat.

10. Mengubah pola hidup yang salah agar memiliki mental yang sehat

Dari semua keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa antara hubungan kesehatan mental dengan bimbingan konseling mempunyai hubungan yang erat dimana diantara keduanya saling melengkapi dalam membantu klien atau individu lain dalam memecahkan suatu permasalahan dan mengubah pola hidup individu yang salah atau kurang sesuai ke jalan dan arah yang benar sehingga tiap individu memiliki mental yang sehat.

11. Menjadikan pola hidup positif

Mengubah pola hidup yang salah menjadi benar, pola hidup yang negatif menjadi positif. Sehingga klien dapat mengarahkan hidup sesuai dengan tujuannya. Karena tugas dari individu pembimbing atau psikolog yaitu memberikan arahan yang baik kepada yang terbimbing.

12. Mengoptimalkan kesehatan mental individu

Membantu individu agar dapat mencapai perkembangan secara optimal sesuai dengan bakat, kemampuan, minat dan nilai nilai, serta terpecahnya masalah masalah yang dihadapai individu (klien). Termasuk hubungan kesehatan mental dengan bimbingan konseling adalah membantu individu agar dapat menjadi individu dengan ciri ciri mampu memahami dan menerima pribadinya sendiri dan lingkungannya, membuat keputusan dan rencana yang realistik,

mengarahkan pribadi sendiri dengan keputusan dan rencananya itu serta pada akhirnya mewujudkan pribadi sendiri sehingga memiliki ketenangan sepanjang hidupnya dan memiliki kesehatan mental yang baik yang berujung pada kemudahan dalam segala hal, baik itu hubungan dengan orang terdekat, hubungan dengan siswa lain dan guru di skeolah atau jenjang pendidikan lainnya, dan memiliki pandangan masa depan yang baik.

Demikian yang dapat penulis sampaikan, semoga menjadi wawasan yang bermanfaat, sampai jumpa di artikel berikutnya, terima kasih.

7 CARA MENJAGA KEBERSIHAN DIRI UNTUK MENCEGAH PENULARAN VIRUS CORONA

  7 CARA MENJAGA KEBERSIHAN DIRI UNTUK MENCEGAH PENULARAN VIRUS CORONA WILLI BUGIS BIMBINGAN PENYULUHAN ISLAM FAKULTAS DAKWAH KOMUNIKASI UNI...